• 24

    Feb

    It's doable!

    “It’s doable!” Itulah kalimat yang berkali-kali disampaikan oleh Robert MacDougal kepada partner-nya Gin Baker ketika mereka menghadapi pekerjaan yang bagi sebagian besar orang lain sangat sulit. Kalimat itu tentu saja menyiratkan optimisme bahwa mereka akan mampu menyelesaikan setiap tantangan dengan hasil yang memuaskan. Tidak hanya mengungkapkan kata bernada optimis, MacDougal juga harus menyiapkan segala sesuatu dengan sempurna untuk mendukung keberhasilan pekerjaannya. Optimisme tersebut tentu saja tidak dapat terbangun dengan mudah. Tetap belajar dan berani mengambil tugas berat bisa menjadikan kita semakin terasah dan menganggap pekerjaan sesulit apapun menjadi “doable”. Mudah-mudahan optimisme itu selalu ada dalam benak dan diri kita. Oh ya, MacD
  • 31

    May

    Jadilah Yang Pertama Datang

    Andaikan kita ada janjian dengan pacar, teman main dan kolega bisnis, ataupun datang suatu seminar, kelas kuliah, ujian, dan meeting di kantor. Jangan sampai telat dan usahakan jadi yang pertama datang. Jangan telat. Ok, hampir semua orang setuju itu, tapi menjadi yang pertama datang, tunggu dulu. Sebagian orang tidak langsung sependapat. Apa enaknya? Bukankah kita jadi menunggu-nunggu? Menunggu kan tidak enak. Apa enggak buang-buang waktu jadinya? Menunggu pasti. Tidak enak? Ehm bisa diatur. Buang-buang waktu? Mungkin tidak. Di bawah ini beberapa alas an yang patut dipertimbangkan untuk kenapa kita harus jadi yang pertama datang: 1. Datang pertama membuat kita leluasa memilih posisi duduk. Ada yang bilang, posisi adalah prestasi. Di suatu seminar atau kuliah, kita akan terhin
  • 25

    May

    Mengelola Kekhawatiran

    Siapa yang tidak pernah khawatir? Yang pernah jadi mahasiswa pasti merasakan kekhawatiran menjelang ujian. Pada saat wisuda, kembali sebagian khawatir tidak segera memperoleh pekerjaan. Begitu bekerja dan mendengar krisis melanda negeri, rasa khawatir kembali datang. Khawatir pada dasarnya muncul karena ketidakpastian kejadian di masa depan. Adanya peluang terjadinya sesuatu yang tidak sesuai keinginan, membuat kita merasakan kekhawatiran ini. Semakin banyak hal-hal tidak menyenangkan yang bisa terjadi, semakin tinggi tingkat kekhawatiran kita. Seandainya yang bakal terjadi tidak jauh-jauh dari yang kita inginkan, tentu sedikit saja rasa khawatir itu. Dapatlah dikatakan bahwa khawatir muncul karena dua hal. Yang pertama adalah karena kita mencoba menebak dan mereka-reka kejadian
  • 26

    Feb

    Jadilah Orang Aneh

    Dulu ada temen yang bilang, “Kalau hidup di dunia hiburan, kalau cakep ya cakep banget sekalian. Kalau jelek ya jelek banget sekalian. Jangan nanggung”. Kalimat itu keluar karena yang nongol di sinetron-sinetron umumnya ada di dua kelompok itu. Meskipun jangan lupa bahwa cakep-jelek kan juga makhluk Tuhan, dan harus disyukuri. Seorang ustadz juga pernah bilang “Sembahyanglah seperti besok mau mati, dan kerja-lah seperti gak pernah mati.” Ini dikutip dari hadits atau apa ya (yang tau tolong bilang ya). Sudah sifat makhluk hidup, kalau ada yang ekstrim maka jadi perhatian. Lagi santai2 duduk di warung, tiba-tiba ada suara ledakan di jalan pasti semua menuju ke sumber suara. Alami deh. Yang gampang terlihat di kerumunan orang, ya yang paling tinggi, atau yang pakai b
  • 25

    Nov

    Pendapatan dan Chi-Square Distribution

    Pulang dari kampus, sholat maghrib, makan, sholat isya deh. Sore ini gak mandi. Duingin, tadi siang ujan-ujanan salju. Katrok banget deh… Begitu buka salah satu milis yang aku ikuti, ada teman yang cerita tentang sejarah pekerjaannya. Harapannya bisa diambil hikmahnya oleh para sarjana muda yang baru lulus. Susah ditiru deh, tapi bukan tidak mungkin. Teman ini dulunya aktivis, dan suka pekerjaan-pekerjaan menantang dengan tanggung jawab besar. Pekerjaan dengan tanggung jawab besar umumnya menawarkan penghasilan atau pendapatan yang besar. Tanggung jawab sering kali juga identik dengan resiko. Biasanya begitu. Kalau ingin dapat yang banyak resiko juga besar. Dalam banyak hal bisa berarti bahwa fluktuasinya lebar. Kalau lagi dapat ya dapat besar… kalau lagi enggak ya enggak saja
  • 21

    Nov

    Mengatur Keuangan

    Sekedar berbagi pengalaman hidup dalam mengatur keuangan. Siapa tahu ada yang punya ide lebih baik. Barangkali juga tidak banyak hal baru yang saya tulis. Saya beruntung, selepas kuliah bisa segera memperoleh pekerjaan dengan penghasilan tetap per bulannya. Dan lebih beruntung lagi, selain pemasukan yang sifatnya tetap tadi saya juga bisa mencari tambahan penghasilan. Meskipun demikian, sumber yang kedua ini jumlahnya bervariasi, dan kadang-kadang nol. Jadi boleh dibilang total pemasukan saya bersifat random. Kalau ditulis dalam bahasa statistika mungkin begini: Pemasukan = X + Y X adalah konstanta dan Y adalah random variable. Sekali lagi jelas kalau pemasukan saya adalah random variable, yang punya variasi. Atau dengan kata lain besarannya tidak konstan per bulan. Komponen lain yang h
  • 16

    Nov

    Jadilah Dermawan

    Saya setuju bahwa apa yang kita peroleh saat ini merupakan buah dari apa yang kita kerjakan selama ini. Tetapi barangkali ini tidak sepenuhnya benar. Sebagian dari apa yang kita miliki juga merupakan kontribusi dari orang lain. Sarjana yang baru saja lulus cum laude dari perguruan tinggi ternama memang harus telah mengorbankan waktu lebih banyak untuk belajar mata kuliah sulit dibandingkan teman sekelasnya, tapi sebagian pemahaman yang dia dapatkan juga berkat diskusi dengan teman lain atau bahkan dia pelajari dari kesalahan teman. Seorang pedagang di pasar berhasil menjual habis setelah seharian berteriak menjajakan dagangannya, namun mungkin juga karena hari itu teman yang biasa berdagang di sebelahnya sedang absen karena demam. Seringkali kita tidak ingat bahwa apa yang kita peroleh m
  • 13

    Nov

    Jadilah Penantang dan Pencipta Tantangan

    Dalam banyak hal, kita dituntut untuk kreatif dan mampu berbuat lebih baik untuk dapat bertahan. Lebih baik dari apa yang kita kerjakan selama ini dan lebih baik dari apa yang bisa dikerjakan orang lain. Kita yang bekerja sebagai pengusaha harus selalu dapat mencari cara baru yang untuk memperoleh pelanggan lebih banyak, atau mempertahankan yang ada sekarang, atau membuat yang ada lebih banyak betransaksi dengan kita. Kita yang hanya karyawan, seringkali juga dituntut lebih efisien bekerja untuk mencapai target penjualan. Bahkan kadang-kadang kita harus seperti itu untuk bertahan dari gelombang PHK. Berbuat lebih baik, bisa jadi adalah lebih cepat prosesnya, lebih murah biayanya, lebih banyak hasilnya. Tantanglah diri Anda untuk dapat selalu berbuat lebih baik. Ciptakan situasi supaya ta
  • 9

    Nov

    Jadilah Pemberani

    Dalam menjalani hidup, tidak jarang kita merasa takut ketika akan melakukan atau menghadapi sesuatu pertama kali, terutama sendirian. Saya pun demikian. Ada rasa takut ketika pertama kali pergi keluar negeri sendirian. Ada rasa takut ketika harus menyampaikan presentasi di depan direktur untuk pertama kalinya. Ada rasa takut ketika melangkah masuk kantor klien baru. Mungkin juga ada rasa takut ketika masuk ke masjid di negara orang di propinsi lain. Orang yang sudah berpengalaman sekalipun kadang-kadang masih menyimpan ketakutan. Memulai memang langkah yang paling berat. Tapi kalau tidak memulai, tidak ada yang kita dapatkan. Satu detik mungkin terasa panjang pada saat-saat seperti itu. Pesawat dengan kecepatan 900 km/jam sepertinya tidak cukup cepat. Jarum jam di ruangan rapat direksi s
  • 7

    Nov

    Jadilah Nomor Satu

    Tidak sedikit orang yang gak mau jadi orang nomor satu. ‘Saya cukup segini sajalah…’, ‘Yang penting lulus…’, ‘Kamu sajalah yang ambil…‘ dsb. Ini bukan ngomongin mau serakah atau tidak bersyukur. Tapi semangat menjadi nomor satu, penting ada dalam diri kita untuk mencapai kesuksesan. Kalimat ‘Saya tidak mau jadi nomor dua, saya harus jadi nomor satu’ bukan asli dari saya. Ini juga saya dapatkan dari teman. Namanya Haryanto Tanudjaja. Saya biasa panggil beliau Pak Har, lebih senior dan tentu lebih banyak pengalaman hidup daripada saya. Kalimat itu selalu beliau tekankan karena sebagai seorang pengusaha, menjadi nomor dua sering tidak menyenangkan. Bayangkan kalau kita ikut tender proyek tertentu, dan perusahaan kita masuk sh
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive